Daya Tarik Wanita Diukur Dengan Software
Menurut Haaretz, sekelompok ilmuwan komputer asal Israel telah mengembangkan software yang dapat mengukur daya tarik wanita. Bukan hanya mengindetifikasi karekteristik dasar wajah, software ini didesain untuk memberikan penilaian estetis. Pemimpin riset mengatakan bahwa program ini merupakan pengembangan selanjutnya dari artificial intelligence. Hal yang menarik di sini adalah para ilmuwan hanya fokus kepada wanita saja. Tampaknya wajah laki-laki lebih sulit untuk dinilai. Image Hosted by ImageShack.us Gambar ini menunjukan bagaimana sistem memberikan penilaian. Koordinat digunakan untuk menilai fitur geometris dan asimetri. Daerah sampel digunakan untuk mengambil nilai warna dan kehalusan. Software ini dikembangkan oleh Amit Kagian, seorang murid dari Universitas Tel Aviv, untuk tesis masternya dalam ilmu komputer. Ia dituntun oleh Gideon Dror, seorang rekan professor di Akademi Tel Aviv Yaffo dan Eytan Ruppin, seorang professor yang mengajar di labolatorium Complex Network System. Untuk informasi lebih lanjut, mereka mempublikasikan hasil penelitian ini di Vision Search, sebuah jurnal Elsevier, dengan nama "A machine learning predictor of facial attractiveness revealing human-like psychophysical biases." Hasil temuan tersebut mengatakan bahwa manusia menganggap orang yang atraktif adalah orang yang memiliki preferensi wajah yang sama dengan yang dimilikinya. Analisa juga mengatakan bahwa bentuk simetris memiliki hubungan yang kuat dengan daya tarik pada wajah, namun bukan satu-satunya faktor yang menentukan perhitungan.Komentar Anda
Saat ini ada 4 komentar






242 hari 3 jam 38 menit lalu