Warga sipil yang tewas di Filipina selatan kian bertambah. Pertempuran antara gerilyawan Muslim dan pasukan pemerintah menewaskan 187 orang dalam sepuluh hari, kata pejabat militer dan hak asasi manusia (HAM) di wilayah itu, Rabu (27/8).
Pihak militer mengatakan, sekitar 60 warga sipil telah tewas dalam serangan-serangan yang dilakukan para pengkhianat Front Pembebasan Islam Moro (MILF) terhadap kota-kota di selatan, dan dalam ledakan mortir.
Berita - Dunia / www.tribun-timur.com /
Dimasukkan 85 hari 18 jam 49 menit lalu
/ Dipilih 85 hari 7 jam 31 menit lalu