Usai terungkapnya kasus LNG Tangguh yang dianggap ‘obral’ harga murah dengan pemerintah Cina, kini terkuak pula sekitar 50 kontrak lainnya yang mirip dengan kasus tersebut Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar Badan Pengelola Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) bersama pemerintah secepatnya mengambil inisiatif untuk renegosiasi kontrak penjualan LNG dengan beberapa negara pembeli itu
Berita - Bisnis / www.kr.co.id /
Dimasukkan 74 hari 5 jam 34 menit lalu